Respons Cepat Kesjas Satbrimob Polda Kalbar Bantu Warga Pingsan di Tengah Distribusi Air Bersih Kubu Raya.

Kehadiran Posko Kesehatan di Lokasi Distribusi Air Bersih Dinilai Penting di Tengah Dampak Kabut Asap Karhutla.

KUBU RAYA, KALIMANTAN BARAT — Respons cepat ditunjukkan personel Kesehatan dan Jasmani (Kesjas) Satbrimob Polda Kalbar ketika memberikan pertolongan kepada seorang warga yang tiba-tiba pingsan di lokasi pendistribusian air bersih di Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (2/9/2026).

Peristiwa tersebut terjadi ketika masyarakat sedang mengikuti kegiatan pendistribusian air bersih. Pada saat itu, personel Kesjas Satbrimob Polda Kalbar yang disiagakan di Posko Kesehatan di sekitar lokasi segera bergerak setelah mengetahui adanya warga yang membutuhkan pertolongan.

Petugas memberikan penanganan awal serta memastikan kondisi warga sebelum menentukan langkah selanjutnya. Setelah dilakukan pemeriksaan awal dan dinilai memerlukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut, warga tersebut kemudian dievakuasi ke UPTD Puskesmas Lingga untuk mendapatkan penanganan medis.

Proses evakuasi dilakukan dengan cepat dan tetap memperhatikan kondisi serta keselamatan warga hingga tiba di fasilitas pelayanan kesehatan.

Jumardi Apresiasi Respons Cepat Personel Kesjas

Atas kejadian tersebut, JUMARDI, Ketua KPK INDEPENDEN Kubu Raya, menyampaikan apresiasi kepada personel Kesjas Satbrimob Polda Kalbar yang dinilainya telah menunjukkan kepedulian dan respons cepat terhadap masyarakat.

“Kami memberikan apresiasi dan penghargaan kepada personel Kesehatan dan Jasmani Satbrimob Polda Kalbar yang telah sigap memberikan pertolongan kepada warga. Kehadiran petugas kesehatan di tengah masyarakat sangat penting, terutama ketika masyarakat sedang menghadapi situasi yang tidak mudah,” ujar Jumardi.

Menurutnya, keberadaan Posko Kesehatan di lokasi pelayanan masyarakat bukan hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia berharap respons cepat seperti itu terus dipertahankan dan ditingkatkan, terutama dalam situasi yang berkaitan dengan kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Karhutla Bukan Sekadar Persoalan Api, tetapi Ancaman bagi Kesehatan

Dalam kesempatan tersebut, Jumardi juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai persoalan biasa.

Menurutnya, dampak karhutla tidak berhenti pada kerusakan lingkungan. Asap yang ditimbulkan dari kebakaran dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan.

Karena itu, menurut Jumardi, pencegahan harus menjadi tanggung jawab bersama.

“Karhutla sangat mungkin kita cegah dan tangani apabila kita semua menyadari betapa bahayanya kabut asap. Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Jangan hanya berpikir bahwa membakar adalah cara yang cepat dan murah, karena dampaknya dapat merugikan masyarakat luas,” tegasnya.

Ia secara khusus mengingatkan perusahaan perkebunan agar menjalankan kegiatan pembukaan maupun pengelolaan lahan dengan memperhatikan ketentuan hukum dan prinsip perlindungan lingkungan.

“Kepada perusahaan perkebunan, kami ingatkan sekali lagi: jangan melakukan pembakaran lahan untuk membuka lahan baru. Keuntungan dari cara yang dianggap cepat dan murah tidak boleh mengorbankan kesehatan masyarakat, lingkungan, serta masa depan generasi mendatang,” lanjut Jumardi.

Pencegahan Harus Menjadi Gerakan Bersama

KPK INDEPENDEN Kubu Raya menilai penanganan dampak karhutla tidak cukup hanya dilakukan ketika kebakaran telah terjadi. Upaya pencegahan, edukasi masyarakat, pengawasan, penegakan aturan, serta kesiapsiagaan pelayanan kesehatan harus berjalan secara bersamaan.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran yang berpotensi meluas.

Di sisi lain, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus memperkuat edukasi mengenai pembukaan lahan tanpa bakar serta memastikan setiap kegiatan usaha perkebunan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kehadiran personel Kesjas Satbrimob Polda Kalbar dalam memberikan pertolongan kepada warga menjadi pengingat bahwa pelayanan kemanusiaan dan kepedulian terhadap masyarakat harus hadir di tengah situasi apa pun.

Sementara itu, persoalan karhutla harus ditempatkan sebagai persoalan bersama. Mencegah kebakaran jauh lebih baik daripada menanggung dampak asap, kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan, dan kerugian sosial-ekonomi yang ditimbulkannya.

Pesan Edukasi KPK INDEPENDEN

JANGAN BUKA LAHAN DENGAN MEMBAKAR.

  • Pembakaran lahan dapat menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan.
  • Kabut asap dapat mengganggu kualitas udara dan aktivitas masyarakat.
  • Kualitas udara yang buruk dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan.
  • Kerusakan lingkungan akibat kebakaran dapat berdampak jangka panjang.
  • Setiap kegiatan pembukaan lahan wajib memperhatikan ketentuan hukum dan perlindungan lingkungan.
  • Pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah.

KPK INDEPENDEN KUBU RAYA
Media Publikasi, Edukasi dan Himbauan Masyarakat

Penulis             : JUMARDI KETUA KPK INDEPENDEN KUBU RAYA
Kategori            : Publikasi Ilmiah dan Edukasi Publik
Kontak              : Media Center KONTROL PUBLIK KEBIJAKAN INDEPENDEN
Email                 : kpkimedia@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *